Rabu, 28 Oktober 2015

Analisis Persentasi Kelompok 4 Tentang Laporan Neraca, Laba Rugi, Dan Arus Kas

A. Pengertian Neraca
Pengertian Neraca menurut kelompok 4 yang telah saya analisa ulang ialah merupakan suatu ketetapan di dalam pembukuan berpasangan (double entry accounting), setiap transaksi dicatat dengan seimbang antara jumlah debit dan kredit, yang merupakan salah satu pengecekan apakah seluruh transaksi telah dicatat secara betul atau tidak. Selanjutnya saldo dari setiap rekening yang ada dipindahkan ke trial balance.

Langkah penyusunan trial balance :
1. Tetapkanlah saldo dari setiap rekening.
2. Jumlahkanlah saldo debit
3. Jumlahkanlah saldo kredit
4. Bandingkanlah perhitungan jumlah debit dengan jumlah kredit


B. Pengertian Laporan Laba / Rugi
Pengertian Laporan Laba / Rugi menurut kelompok 4 yang telah saya analisa ulang ialah merupakan suatu bagian dari laporan keuangan yang memuat dan menyediakan informasi tentang ukuran keberhasilan operasi perusahaan selama periode waktu tertentu. Unsur-unsur yang terkandung dalam laporan laba rugi meliputi semua transaksi pendapatan, beban, keuntungan, dan kerugian.

  • Laba = Kenaikan ekuitas (aktiva bersih) perusahaan dari transaksi sampingan atau insidentil kecuali yang dihasilkan dari pendapatan atau investasi oleh pemilik. Sedangkan yang dimaksud dengan kerugian adalah penurunan ekuitas (aktiva bersih) perusahaan dari transaksi sampingan atau insidentil kecuali yang berasal dari beban atau distribusi kepada pemilik.
  • Rugi = Arus keluar atau penurunan lainnya dalam aktiva perusahaan atau penambahan kewajibannya (atau kombinasi dari keduanya) selama periode waktu tertentu yang ditimbulkan oleh pengiriman dan produksi barang, penyediaan jasa, serta aktivitas lainnya yang merupakan bagian dari operasi utama perusahaan.
C. Pengertian Arus Kas
Pengertian Arus Kas menurut kelompok 4 yang telah saya analisa ulang ialah merupakan laporan keuangan yang berisi informasi aliran kas masuk dan aliran kas keluar dari suatu perusahaan selama periode tertentu. Informasi ini penyajiannya diklasifikasikan menurut jenis kegiatan yang menyebabkan terjadinya arus kas masuk dan kas keluar tersebut. Kegiatan perusahaan umumnya terdiri dari tiga jenis yaitu, kegiatan operasional, kegiatan investasi serta kegiatan keuangan.

D. Contoh Soal Laporan Keuangan
Dibawah ini adalah contoh soal untuk laporan keuangan yang telah diberikan menjadi tugas Minggu Lalu ialah sebagai berikut:

Transaksi April 2014 atas nama usaha bengkel pak budi bernama PT Maju adalah sebagai berikut.

¼
Tuan budi mendirikan bengkel dengan menyetor uang pribadi perusahaan sebesar Rp 300.000
5/4
Untuk menambah kas tuan budi meminjam uang ke bank sebesar Rp 10.000.000
8/4
Perusahaan tuan budi membeli perlengkapan bengkel sebesar Rp 13.000.000 , secara tunai
9/4
Tuan budi mengambil kas perusahaan untuk keperluan pribadi sebesar Rp 1.500.000
15/4
Tuan budi membeli perlengkapan bengkel dari toko erlangga sebesar Rp 2.000.000 secara kredit
19/4
Tuan budi membayar sebagian utangnya kepada toko erlangga sebesar Rp 500.000
21/4
Tuan budi mendapatkan pendapatan jasa sebesar Rp 5.000.000
22/4
Tuan budi membayar gaji pegawai sebesar Rp 1.500.000
25/4
Tuan budi melakukan jasa perbaikan mobil sebesar Rp 1.000.000 dan pembayaran nya akan diterima 1 bulan kemudian
27/4
Perlengkapan bengkel yang sudah terpakai sebesar Rp 800.000
30/4
Tuan budi membayar uang sewa ruko sebesar Rp 700.000 untuk 2 bulan


Nah setalah itu kita akan buat ke dalam:

1. Jurnal Umum
2. Buku Besar
3. Jurnal Penyesuaian
4. Laporan Keuangan




JURNAL UMUM
BENGKEL BUDI
APRIL 2014
Tanggal
Keteranggan
Debet
Kredit
1
Kas
30.000.000


       Modal

30.000.000
5
Kas
10.000.000


      Hutang Bank

10.000.000
8
Perlengkapan Bengkel
13.000.000


      Kas

13.000.000
9
Prive Budi
1.500.000


      Kas

1.500.000
15
Perlengkapan Bengkel
2.000.000


     Hutang Usaha

2.000.000
19
Hutang Usaha
500.000


      Kas

500.000
21
Kas
5.000.000


      Pendapatan Usaha

5.000.000
22
Beban Gaji
1.500.000


      Kas

1.500.000
25
Piutang Usaha
1.000.000


      Pendapatan Jasa

1.000.000
27
Beban Perlengkapan
800.000


      Perlengkapan

800.000
30
Sewa di bayar di muka
700.000


      Kas

700.000

Total
66.000.000
66.000.000







JURNAL PENYESUAIAN
BENGKEL BUDI
APRIL 2014
No
Keteranggan
Debet
Kredit
1
Beban Perlengkapan
800.000


               Perlengkapan

800.000
2
Beban Sewa
350.000


               Sewa di bayar di muka

350.000

TOTAL
1.150.000
1.150.000

NERACA SALDO DISESUAIKAN
BENGKEL BUDI
APRIL 2014
No
Akun

Keterangan
Neraca saldo disesuaikan
Debet
Kredit
101
Kas
27.800.000
-
102
Piutang Usaha
1.000.000
-
103
Perlengkapan
13.400.000
-
104
Sewa di bayar di muka
350.000
-
201
Hutang Usaha
-
1.500.000
202
Hutang Bank
-
10.000.000
301
Modal
-
30.000.000
302
Prive Budi
1.500.000
-
401
Pendapatan Jasa
-
6.000.000
501
Beban Gaji
1.500.000
-
502
Beban Perlengkapan
1.600.000
-
503
Beban Sewa
350.000
-

TOTAL
47.500.000
47.500.000




LAPORAN KEUANGAN
LABA / RUGI
BENGKEL BUDI
APRIL 2014
Pendapatan
Pendapatan Jasa
Bebas Operasional
Beban Gaji
Beban Perlengkapan
Beban Sewa
Laba Bersih

Rp 6.000.000

( Rp 1.500.000 )
( Rp 1.600.000 )
( Rp 350.000 )

Rp 2.550.000


LAPORAN PERUBAHAN MODAL
BENGEL BUDI
APRIL 2014
Modal Awal
         Laba Bersih
         Prive
Tambahan Modal
        
         Modal Akhir
Rp 30.000.000
Rp 2.250.000
(Rp 1.500.000 )
Rp 1.050.000


Rp 31.050.000

NERACA
BENGKEL BUDI
APRIL 2014
Aktiva
Pasiva
Kas
Rp 27.800.000
Hutang Usaha
Rp 1.500.000
Piutang Usaha
Rp 1.000.000
Hutang Bank
Rp 10.000.000
Perlengkapan
Rp 13.400.000
Jumlah Pasiva
Rp 11.500.000
Sewa di bayar di muka
Rp 350.000
Ekuitas
Rp 11.500.000


Modal
Rp 31.050.000
Total Aktiva
Rp 42.550.000
Total Pasiva + Ekuitas
Rp 42.550.000
  
 Sumber: Hasil Persentasi Kelompok 4

Selasa, 20 Oktober 2015

Analisis Persentasi Kelompok 3 Tentang Laporan Keuangan

A. Pengertian Laporan Keuangan
Pengertian Laporan Keuangan menurut kelompok tiga yang telah saya analisa ulang ialah merupakan Kegiatan Pencatatan transaksi dan Pelaporan yang dapat memberikan Informasi berupa data yang sudah diolah sehingga berguna untuk mengambil keputusan bagi pemakai.

Laporan Keuangan ini sendiri mempunyai beberapa Karakteristik antaralain ialah:
  • Dapat dipahami, artinya ialah Laporan keuangan dapat dipahami pemakai saat dianalisis datanya.
  • Relevan, artinya ialah Informasi yang diberikan bermanfaat bagi pemakai.
  • Materialistis, artinya ialah Informasi harus mempunyai hakikat dan arti.
  • Keandalan, artinya ialah tidak menyesatkan dan sesuai fakta sehingga dapat diandalkan.
  • Dapat dibandingkan, artinya ialah Laporan keuangan mudah dipahami dan dianalisis sehingga dapat diketahui Perbedaan keuangan Perusahaan dengan Persuhaan lain ataupun Perusahaan dengan Perusahaan itu sendiri namun berbeda jarak waktunya.
  • Tepat Waktu, artinya ialah Laporan keuangan harus segera diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan agar tidak terjadi kesalah perhitungan diwaktu yang mendatang.
B. Pos-Pos dalam Laporan Keuangan
Suatu Perusahaan biasanya dalam menyajikan Laporan Keuangannya ialah menggunakan Poin-poin penting sebagai berikut ini:
  1. Aktiva, adalah kekayaan atau aset yang dimiliki suatu Perusahaan sejak pertama Berdiri dan dapat dipakai atau dijadikan uang Kas.
  2. Kewajiban, adalah Beberapa hutang yang dimiliki suatu Perusahaan pada saat ini yang terjadi akibat kegiatan dimasa lalu, dan Harus dipenuhi dengan manfaat ekonomi yang dimilikinya.
  3. Ekuitas, adalah Hak yang dimiliki suatu Perusahaan setelah dikurangi dengan segala kewajibannya.
  4. Pendapatan dan Beban termasuk Keuntungan dan Kerugian, adalah Segala pendapatan yang diterima suatu perusahaan dari berbagai kegiatan ekonominya dan Pengurangan Pendapatan yang diakibatkan Pengeluaran dari Perusahaan itu sendiri.
  5. Arus Kas, adalah segala sesuatu bentuk pemasukan suatu Perusahaan dan bentuk pembelanjaan nya kembalai dengan menggunakan hasil pemasukan yang telah didapat atau setara.
C. Laporan Neraca
Neraca adalah daftar yang berisi tentang aset, kewajiban, dan ekuitas suatu Perusahaan pada Periode tertentu. Dalam Penulisan sebuah Laporan Neraca, Neraca minimal memiliki tiga akun elemen yaitu:
  • Harta (Assets)
  • Hutang atau Kewajiban (Liability)
  • Modal (Equity)
Adapun keterbatasan yang dimiliki oleh Neraca yaitu :
  1. Off Balance Sheet, yaitu meningkatnya penggunaan dari pendanaan di luar neraca untuk menghindari pelaporan kewajiban yang besar pada neraca perusahaan
  2. Biaya Historis, yaitu infomasi yang dilaporkan dalam neraca memiliki reliabilitas yang lebih tinggi di satu sisi.
  3. Nilai tukar/kurs, yaitu ketidak stabilan nilai tukar yang mengakibatkan tidak dapat dipertahankannya daya beli pada neraca.
  4. Pertimbangan, yaitu yang menentukan berbagai pos yang dilaporkan dalam neraca.
  5. Aktiva tak berwujud, yaitu Sumber daya manusia yang handal, produk yang unggul, pelayanan yang prima terhadap pelanggan tidak mudah untuk didapatkan.
  6. Komparabilitas, yaitu bahwa tidak semua perusahaan mengklasifikasikan dan melaporkan semua unsur neracanya dengan cara yang sama.
Terdapat beberapa bentuk penyajian Neraca dan yang telah dijelaskan oleh kelompok 3 ialah ada dua bagian yaitu :
  • Bentuk Neraca Staffel ialah Neraca yang disajikan vertikal kebawah.
  • Bentuk Neraca Skontro ialah Neraca yang disajikan Horizontal ke Samping.


Sumber: Hasil Persentasi Kelompok 3

Selasa, 13 Oktober 2015

Analisis Persentasi Kelompok 2 Tentang Pengertian Akuntansi

A. Pengertian Akuntasi
Pengertian Akuntansi menurut kelompok dua yang telah saya analisa ulang ialah merupakan seni pencatatan, pengklasifikasian dan pengumpulan transaksi-transaksi keuangan untuk memberikan informasi yang lengkap agar dapat diambil keputusan yang tepat.

B. Proses Akuntansi
Telah dijelaskan oleh kelompok dua bahwa adanya beberapa Proses Akuntansi diantaranya ialah:
  1. Transaksi ialah segala proses kegiatan perusahaan seperti pengeluaran uang, pemasukan uang, pembelian dll yang berhubungan dengan keuangan.
  2. Pencatatan/Penggolongan ialah kegiatan pencatatan segala sesuatu bentuk transaksi didalam jurnal keuangan suatu perusahaan.
  3. Peringkasan ialah tahap dimana pada proses ini akuntan akan meneliti apakah keuangan untung atau rugi.
  4. Pelaporan ialah tahap terakhir dalam proses Akuntansi yang bertujuan untuk melaporkan keuangan suatu Perusahaan pada berbagai pihak yang membutuhkan seperti pihak internal ataupun eksternal.
C. Para Pengguna Informasi Akuntansi
Pihak Internal
  • Direktur dan Manager Keuangan untuk menentukan apakah suatu perusahaan mampu atau tidak dalam melunasi hutang-hutangnya.
  • Operasional dan Manager Pemasaran untuk mengetahui besarnya distribusi produk suatu perusahaan.
  • Manager dan Supervisor Produksi untuk menentukan besarnya harga pokok produksi suatu perusahaan
Pihak Eksternal
  • Investor untuk menentukan pilihan atau keputusan saat akan membeli dan melepas saham investasinya.
  • Kreditur untuk mengetahui apakah suatu perusahaan layak atau tidak diberikan pinjaman uang.
  • Pemerintah untuk menetapkan besarnya pajak penghasilan yang harus dibayarkan kepada kas negara.
D. Manfaat dari Standar Akuntansi 
Ada beberapa contoh dari manfaat Standar Akuntansi diantaranya ialah :
  • Akses ke pasar modal asing menjadi lebih mudah
  • Biaya modal yang lebih rendah bagi Perusahaan
  • Memberikan pedoman bekerja bagi akuntan publik
  • Data keuangan yang dapat dibandingkan dengan mudah
  • Mengurangi biaya penyusunan standar nasional
E. Entitas-entitas yang berkepentingan dengan Standar Akuntansi
  1. Kantor Akuntan Big Eight
  2. Financial Accounting Standar Board (FASB)
  3. Securities and Exchange Commision (SEC)
  4. The American Accounting Association (AAA)
  5. Organisasi / Badan Lain
F. Perkembangan Kantor Akuntan Big Eight
Daftar nama perusahaan di Big 8 yang pertama kali berisikan 8 Perusahaan yaitu:
  1. Arthur Andersen & Co
  2. Arthur young & Co
  3. Coopers and Lybrand
  4. Ernst and whinry
  5. Price waterhouse & Co
  6. Deloitte, Halkins & cells
  7. Picat Alarwick, Nitchell & Co
  8. Touce Ross & Co
Perubahan daftar nama perusahaan di Big 8 menjadi Big 6 karena adanya penggabungan perusahaan (Merge) dari beberapa perusahaan yaitu:
  1. Arthur Andersen & Co
  2. Ernst young & Co
  3. Coopers & Lybrand
  4. Price Waterhouse & Co
  5. Deloitte, Halkins & cells
  6. Picat Alarwick, Nitchell & Co
Adanya perubahan daftar nama perusahaan di Big 6 menjadi Big 5 karena terjadinya penggabungan perusahan seperti di Big 8 yaitu:
  1. Arthur Andersen & Co
  2. Coopers and Lybrand
  3. Ernst young & Co
  4. Price Waterhouse & Co
  5. Deloitte, Halkins & cells
Yang terakhir ialah perubahan daftar nama perusahaan lagi dari Big 5 menjadi Big 4 karena adanya suatu skandal pada salah satu perusahaan besar ini yang tidak lain adalah Arthur Andersen & Co. Skandal ini dikenal dengan nama Skandal Enron karena pada saat itu Arthur Andersen terbukti telah menghancurkan dokumen-dokumen yang dimiliki oleh perusahaan Enron. Lalu jadilah Big 4 yang masih beranggotakan 4 Perusahaan sampai saat ini yaitu:
  1. Deloitte Touche Tohmatsu
  2. PricewaterhouseCoopers
  3. Ernst & Young
  4. KPMG


Sumber: Hasil Persentasi Kelompok 2

Senin, 05 Oktober 2015

Analisis Persentasi Kelompok 1 Tentang Pengertian Akuntansi

A. Pengertian Akuntansi

Pengertian Akuntansi menurut kelompok satu yang telah saya analisa ulang ialah merupakan Aktivitas Pencatatan, Perhitungan, atau Penganalisaan suatu Kegiatan Ekonomi yang berkaitan dengan angka-angka Keuangan suatu Perusahaan yang nantinya akan dicatat disebuah Laporan Keuangan. Laporan Keuangan suatu Perusahaan ini memiliki sifat yang terbuka, yang harus diketahui oleh pihak Eksternal juga tidak hanya pihak Internal seperti contohnya Investor, Kreditur, ataupun Pemilik Perusahaan itu sendiri dikarenakan pada akhir periodenya akan diteliti atau dianalisa oleh beberapa ahli akuntan untuk mengetahui apakah terjadi kecurangan atau tidak pada Perusahaan tersebut.

B. Standar Akuntansi Keuangan

Sedangkan pengertian Standar Akuntansi Keuangan menurut kelompok satu yang telah saya Analisa ialah suatu cara untuk Menciptakan Metode yang seragam untuk menyajikan informasi Laporan Keuangan yang nantinya akan digunakan oleh berbagai macam Perusahaan dan dapat diteliti dengan mudah karna sudah ada acuan Standarnya.

Badan-badan yang berhubungan dengan Akuntansi

Ada suatu Badan Organisasi di Amerika Serikat yang bertugas untuk menetapkan Standar Akuntansi Keuangannya yaitu Financial Accounting Standard Board (FASB) berdiri pada tahun 1973 yang didirikan untuk menggantikan American Principles Board (APB) sebuah lembaga swasta yang bertanggung jawab untuk membentuk Standar Akuntansi di Amerika Serikat.

Dan diNegara kita sendiripun ada Organisasi yang bertugas sama layaknya FASB diAmerika Serikat yaitu Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957 untuk membuat Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Dan ada juga beberapa Organisasi lain yang penting dalam Pelaporan Keuangan yang saya catat dari Persentasi dan Penjelasan Dosen kemarin yaitu sebagai berikut:
  • SEC (Securities and Exchange Commision) dibentuk tahun 1934 dengan tugas utama untuk mengatur penawaran dan perdagangan efek oleh Perusahaan kepada Masyarakat.
  • AICPA (American Institute of Certified Public Accounting) merupakan organisasi profesional dari para Akuntan publik yang tersertifikasi.
  • PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) merupakan acuan yang diterapkan pada Negara Indonesia saat ini.
  • PABU (Prinsip Akuntansi Berstandar Umum)
Itulah kurang lebih Analisa saya terhadap materi yang sudah diterangkan oleh Kelompok 1 dalam Matakuliah Akt. Keuangan Menengah 1A & 1B Prak** .

Ada beberapa soal yang telah diberikan oleh Kak Mailda Alfriska selaku Dosen Matakuliah Akt.Keuangan Menengah 1A & 1B Prak** antara lain :
  1. Tantangan apa saja yang akan dihadapi oleh seorang Akuntansi ? Menurut saya tantangan yang akan dihadapi oleh seorang Akuntansi adalah terjadinya Laporan Keuangan yang tidak sesuai maksudnya ialah jika terjadi kesalah perhitungan maka akan ada kekurangan yang tidak sesuai dengan jumlah dana yang ada dan juga ketepatan waktu dalam mengerjakan Laporan Keuangan dalam 1Periode yang sudah ditentukan.
  2. Apakah Standar Akuntansi di Indonesia dan di Luar Negeri ? Menurut saya di Indonesia seperti yang telah saya jelaskan diatas yaitu masih mengacu pada PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) sedangkan diluar negeri saat ini rata-rata telah mengacu pada IFRS yaitu Internasional Finansial Reporting Standard.
  3. Apakah sama Laporan Keuangan dan Pelapor Keuangan ? Tidak, Karena menurut saya Laporan Keuangan itu adalah bagian dari Pelapor keungan, Maksudnya adalah pelapor keuangan ialah seseorang atau kelompok yang bertugas untuk melaporkan informasi laporan keyangan tadi kepada pihak diluar Lingkungan Internal.

Sumber: Hasil Persentasi Kelompok 1

Senin, 28 September 2015

Pengertian dan Penjelasan Basis Data (Data Base)

PENGERTIAN BASIS DATA

A. Penjelasan Basis Data
Pengertian Basis Data yang telah saya simpulkan dari berbagai sumber adalah “ kumpulan file informasi yang saling berkaitan antara satu file dengan file lain yang tersusun secara sistematik dan tersimpan ditempat pusat, sehingga membentuk suatu bangunan data yang dapat diakses dimana saja”. Jika kita uraikan Basis Data terdiri dari 2 kata, yaitu Basis dan Data. Basis dapat kita artikan sebagai markas, pusat, atau gudang dimana tempat terkumpulnya berbagai informasi. Sedangkan Data adalah suatu informasi itu sendiri yang berbentuk objek nyata.
Kita dapat lebih memahami pengertian Basis Data ini dengan menganalogikannya dalam kegiatan kehidupan sehari-hari. Pertama saya berikan contoh saat kita hendak mandi pastinya didalam kamar mandi terdapat sabun, sampo, sikat gigi, danlainlain. Disinilah letak Basis yaitu sebagai Kamar Mandi dan Data sebagai Perlengkapan Mandi tadi. Dan kita akan bertindak sebagai user atau pengguna, Jika kita ingin mandi kita pergi ke Kamar Mandi (Basis) dan menggunakan sabun, sampo, sikat gigi tadi (Data) maka terjadilah Proses pengaksesan data dari tempat terkumpulnya data itu (DataBase).

B. Kompenen Pendukung Basis Data
Mari kita kategorikan komponen pendukung Basis Data ini dalam tiga bagian, yaitu Hardware, Software, dan Brainware.
  1. Hadware (Perangkat Keras)
Menurut saya segala sesuatu yang berhubungan dengan data pastinya akan berkaitan dengan komputerisasi. Maka Hardware ini berperan penting dalam terbentuknya Basis Data. Biasanya berupa perangkat komputer standar contohnya CPU, Monitor, Keyboard, dll yang berfungsi sebagai otak penjalan proses komputerisasinya, media penyimpan (Stroge) seperti Harddisk yang berfungsi sebagai tempat server basis data disimpan, dan Media Komunikasi untuk sistem jaringan seperti Modem.

  1. Software (Perangkat Lunak)
Nah Software ini tidak kalah pentingnya dibanding Hardware, karena Software merupakan perangkat lunak yang memfungsikan dan mengendalikan seluruh perangkat keras komputer sesuai dengan kegunaan prosesnya. Dalam pengolahan Basis Data yang saya tau pastinya membutuhkan berbagai jenis macam Program yang berbeda-beda, Contohnya untuk memulai proses pembuatan basis data kita menggunakan software bawaan dari Microsoft Office yaitu Microsoft Accsess. Menurut saya software ini merupakan salah satu program yang digunakan untuk user pemula belajar membuat Basis Data, dikarenakan MS. Access dalam hal penggunaanya lebih mudah dipahami dibanding software saingan lainnya. Ada beberapa software lain yang digunakan untuk membuat Basis Data selain MS. Accsess tadi, yang saya tau ialah ada dBase, MySQL, Foxbase, Oracle dan masih banyak lagi, Kumpulan software ini biasanya dinamakan DBMS (Database Management System)

           3.      Brainware (Pengguna)

         Disinilah peran kita sebagai pengguna dan pengolah proses komputerisasi yang telah di jelaskan diatas tadi. Dalam mendukung terbuatnya Basis Data kita harus dapat menguasai terlebih dahulu apa arti Basis Data dan langkah-langkah pembuatan Basis Data sesuai dengan Program atau Software yang akan kita pilih nantinya.


C. Keuntungan Pemakaian Basis Data
            Ada beberapa keuntungan Pemakaian Basis Data yang saya tau dan beberapa yang telah saya kutip dari sumber lain yaitu:
  1. Mengurangi Redundansi, ialah maksudnya data yang sama pada beberapa aplikasi cukup disimpan sekali saja.
  2. Menghindarkan Inkonsistensi, karena redundansi berkurang, sehingga umumnya update hanya sekali saja.
  3. Terpeliharanya Integritas Data, Maksudnya Data yang telah kita simpan dapat tersimpan secara akurat.
  4. Data dapat dipakai bersama-sama, Data yang sama dapat diakses oleh beberapa atau banyak user pada saat bersamaan.
  5. Jaminan Sekuriti, Data dapat diatur agar hanya beberapa user yang dapat mengaksesnya.
  6. Menyeimbangkan kebutuhan, Dapat ditentukan prioritas suatu operasi, misalnya  antara update (mengubah data) dengan retrieval (menampilkan data) di dahulukan update.
Sekian Penjelasan dan Penjabaran dari saya tentang Pengertian Basis Data. Penulisan ini dibuat untuk memenuhi Tugas Softskill yang telah diberikan. Jika masih banyaknya kekurangan dan salah dalam penulisan mohon dimaafkan.